Aku tidaklah sedikit mengerti akan halnya, kenapa aku berbeda di mata mereka. Aku menganggap aku adalah sama punyai hati nurani yang bisa menyakiti dan tersakiti, bahkan juga tak ternilai rasa kasih dan hormat yang mungkin mereka
tidak pernah tau apa lagi menyadari akan itu.
Sesungguhnya, biarlah waktu yang memberi peluang bagi kami untuk saling memahami.




Januari 2001 by Nyai Koplak / IIK